skip to main | skip to sidebar

Cari Blog Ini

Kamis, 16 Juni 2011

jurus penghilang patah hati

Sudah jujur saja, siapa sih yang nggak pernah patah hati? Ada yang belom pernah, selamat, berarti anda belom merasakan kehidupan. Kalau mau jujur perasaan patah hati itu membuat kita merasa hidup tapi dengan suasana yang negative.
Merasa hidup karena kita jadi sangat sadar perasaan kita saat patah hati. Perasaan itu begitu kuat bahkan menutupi segala aspek kehidupan kita yang lain. Kita jadi lupa rasa lapar kita, kita tidak peduli dengan kehidupan kita seperti pekerjaan, sekolah atau apapun, yang kita rasakan hanya perasaaan hampa, sendiri, tidak berdayadan seluruh dunia runtuh menimpa kita. Yup itulah perasaan patah hati.

Tapi yang namanya perasaan, selalu punya dua kutub, bagaimana anda bisa merasa senang kalau tidak pernah merasa sedih. Bagaimana bisa merasa beruntung kalau tidak pernah merasa sial. Bagaimana bisa merasa cinta kalau tidak pernah merasa patah hati.
Pembaca.. yakinlah bahwa patah hati merupakan kunci awal untuk merasakan cinta. Ahli romansa yakin itu karena perasaan tersebut berada dalam satu rentang yang sama, hanya beda kutub saja. Masalah yang muncul, nggak semua orang bisa membalik kutub tersebut.
Ada yang yang jadi berlebihan menjajakan cinta, alias player, ada yang yang jadi penarik diri dan tidak mau lagi merasakan cinta atau terjebak dengan mencintai orang yang sama walaupun sudah tidak ada harapan. percayalah walaupun player dan penyindiri keliatanya berbeda tapi mereka berada dalam satu rentang yang sama, yakni tidak bisa merasakan cinta. Karakter-karakter tersebut muncul karena mereka tidak bisa mengatasi perasaan kehilangan mendalam yang pernah dirasakan sebelumnya (kasihan yah…)
Ahli romansa sadar betul bahwa memang sulit sekali untuk membalik perasaan dari kutub yang sedih kekutub yang bahagia dan nggak semua orang bisa melakukannya. Tapi percayakah anda yang mengalami masalah ini sebagian besar pria? Survey sebuah lembaga kesehatan tahun 2006 tentang permasalahan mental, menyatakan bahwa pria lebih rentan terhadap kehilangan pasangan ketimbang wanita.
Survey tersebut menyatakan hal tersebut terjadi karena pria hanya sedikit sekali memiliki hubungan emosional mendalam ketimbang wanita. Hal ini sangat wajar terjadi mengingat wanita memang ahli untuk membina hubungan emosional. Sedangkan pria karena tidak memiliki support dari lingkungan sosialnya, akan memilih untuk berusaha menyelesaikan masalahnya sendiri. Sayangnya caranya nggak selalu tepat, mabuk-mabukan, drugs, kekerasan semua itu upaya untuk memperoleh perasaan bahagia atau perasaan diakui yang biasanya mudah didapatkan jika memiliki teman untuk berbagi secara mendalam. Sayangnya lingkungan social pria jarang yang menginjinkan “curhat” mendalam seperti layaknya perempuan. Curhat mendalam hanya akan membuat pria merasa lemah karena dipandang lemah oleh teman-temanya. Padahal sebenernya, banyak pria yang mau berbagi kok, Cuma karena kebanyakan gengsi, mereka malas berbagi kalu tidak ditanya (dasar pria)
Trus bagaimana dong pria bisa bangkit dari patah hati. Ahli romansa belajar selama 7 tahun belakangan ini melihat bahwa social support merupakan cara paling efektif untuk meredakan ketengangan emosional karena ditinggalkan. Tapi sebelum bisa berbagi tentu saja pria perlu melakukan hal yang paling penting dilakukan. Mengakui bahwa diri anda merasa kehilangan. Untuk mengakui itu butuh kebesaran hati yang sangat besar. Setelah mengakui, saatnya untuk memperbaiki hati yang retak.
Bagaimana memperbaiki. Baiklah, ini dia caranya. Secara garis besar mulailah diri dengan ambil cuti, atau menarik diri sebentar dari semua rutinitas. Ijinkanlah perasaan sedih, marah, kecewa itu keluar.
Nggak perlu berpikir seharusnya.. maksudnya “seharusnya saya tidak menangis seperti ini atau seharusnya saya lebih tegar.” Lupakan saja. Ijinkan diri anda mersakan kepedihan itu.
Setelah mereda, ambilah selembar kertas, buatlah dua kolom pada kolom kiri tuliskan hal-hal yang memuat anda sedih karena ditinggalkan, hal yang kanan ditulis, apa yang anda bisa lakukan jika dirinya tidak ada. Saya sarankan untuk melihat perbandingan kolom kiri dan kanan, jika lebih banyak yang kanan, berarti sebetulnya anda tidak terlalu membutuhkan dirinya, sebetulnya anda hanya butuh pengakuan sebetulnya. Mengakui perasaan itu membuat anda cepat bangkit.
Tapi kalau yang lebih banyak kolom kiri bagaimana ahli romansa? Berarti anda betul-betul kehilangan dirinya. Ada dua keputusan, kejar lagi dirinya, atau mencari yang lain.
Caranya bagaimana menentukan itu semua.. hampir cara dengan metode kertas tadi. Tuliskan kelebihan perempuan keji yang meninggalkan anda itu di kolom sebelah kanan terus tulis di sebelah kirinya keburukan-keburukannya. Kalo yang kanan lebih banyak secara signifikan, kejarlah perempuan itu kalau imbang, mendingan anda berpikir bahwa anda layak dapat yang lebih baik, kalau yang kiri lebih banyak, saatnya anda kembali kejalan yang benar.. (anda pasti bener-bener disantet)

0 komentar:

Posting Komentar